Empat Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) baru saja menuntaskan proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) Paroki di Paroki Banjardowo dengan penuh syukur dan semangat pelayanan. Selama bulan Februari 2026 ini, Samuel, Lidya, Monica dan Kesia hadir bukan sekadar sebagai peserta program akademik, melainkan sebagai rekan seperjalanan umat dalam membangun kehidupan menggereja yang lebih hidup dan partisipatif. Kehadiran mereka menjadi tanda nyata bahwa formasi calon katekis dan pelayan pastoral sungguh berakar pada realitas konkret umat.
Dalam dinamika keseharian paroki, para mahasiswa terlibat dalam pendampingan lingkungan, katekese, kunjungan keluarga, hingga pelayanan sosial. Mereka belajar mendengarkan denyut kehidupan umat, dari anak-anak, kaum muda, keluarga, hingga para lansia serta merasakan secara langsung suka duka pelayanan. Proses ini tidak hanya memperkaya kompetensi pastoral mereka di jenjang PIA sampai dengan PIUL, tetapi juga membentuk kepekaan hati dan spiritualitas belarasa yang menjadi jiwa perutusan Gereja.

Salah satu momen yang mengesankan adalah kebersamaan lintas generasi dan panggilan, ketika mahasiswa berjumpa dengan para suster, pengurus paroki, dan umat di acara “Ngangsu Kawruh Bersama Romo Vikjen KAS dan Mahasiswa STPKat” tanggal 15 Februari 2026 yang lalu.. Dialog, doa bersama, serta refleksi atas pengalaman pelayanan Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan menjadi ruang pembelajaran yang otentik. Dalam kebersahajaan perjumpaan itulah, nilai-nilai sinodalitas berjalan bersama, mendengarkan, dan saling meneguhkan mengambil bentuk konkret.
KKN Paroki ini juga menjadi laboratorium iman yang mengintegrasikan teori dan praksis. Apa yang dipelajari di ruang kuliah tentang teologi pastoral, komunikasi katekese, dan dinamika komunitas, menemukan konteks hidupnya di tengah umat. Mahasiswa belajar bahwa Gereja bukan pertama-tama struktur, melainkan persekutuan orang-orang yang dipanggil untuk saling melayani dalam kasih Kristus.
Dengan berakhirnya masa KKN ini, para mahasiswa kembali ke kampus membawa pengalaman yang tak ternilai. Romo Ariawan, Pr (Romo Paroki Banjardowo) mengapresiasi proses pembelajaran para mahasiswa dan berharap dinamika KKN ini meninggalkan jejak pembelajaran mendalam dalam perjalanan panggilan mereka. Semoga benih pelayanan yang telah ditaburkan terus bertumbuh, dan pengalaman ini menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya pelayan-pelayan Gereja yang rendah hati, tangguh, dan setia dalam mewartakan Injil di tengah dunia.
Penulis :
Gregorius Daru Wijoyoko, S.S., M.Fil
Penyunting :
Robertus Panca Aditya, S.Kom
Kontak Media:
Humas STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang
Jl. Ronggowarsito No. 8, Semarang
Email: humas@stpkat-sfa.ac.id | Telepon: 089673366980


