Pada hari Kamis, 07 Mei 2026 – telah dilaksanakannya Kegiatan pendamping Iman remaja dalam rangka rekoleksi Paskah di SMKN 8 Semarang dengan tema “Sukacita injil dalam Langkah kita” Kegiatan ini berlangsung di Aula Serbaguna SMKN 8 Semarang dan diikuti oleh 70 siswa dari kelas X hingga XII yang beragama Katolik dan Kristen.
Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah sesi “Menemukan Jati Diri dalam Tuhan,” yang dirancang untuk menuntun peserta mengenali potensi, kelebihan, maupun kelemahan diri mereka dalam terang kasih Allah. Sesi ini didampingi langsung oleh Bapak Gregorius Daru Wijoyoko selaku dosen pembimbing, bersama lima mahasiswa pendamping dari STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang Program Studi Pendidikan Agama Katolik yang turut membimbing jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Seluruh rangkaian kegiatan disusun secara menarik dan interaktif melalui berbagai metode, seperti penyampaian materi, sesi diskusi dan tanya jawab, serta ice breaking yang membangun kekompakan peserta. Dalam sesi tanya jawab, peserta diajak untuk lebih berani menyampaikan pendapat serta melatih rasa percaya diri dalam berkomunikasi. Sementara itu, pada sesi ice breaking, peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk mengikuti berbagai permainan yang mengangkat tema iman, kasih, dan harapan. Penilaian kegiatan dilakukan oleh tim juri dengan memperhatikan beberapa aspek, seperti kerja sama tim, ketepatan waktu, respons peserta, kekompakan kelompok, serta rasa percaya diri dalam mengikuti setiap permainan.
Secara umum, kegiatan berlangsung dengan lancar dan memberikan manfaat positif bagi peserta maupun para pendamping. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan permainan kelompok. Walaupun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan durasi kegiatan dan partisipasi peserta yang belum sepenuhnya merata, hal tersebut tidak mengurangi makna dari kegiatan rekoleksi ini. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi dan refleksi penting agar kegiatan pendampingan iman remaja ke depannya dapat dikemas dengan lebih kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan kaum muda masa kini. Dengan demikian, pembinaan iman diharapkan mampu membantu generasi muda bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, peduli, dan memiliki semangat hidup yang positif.
Penulis :
Ami, Rere, Ferdi, Ayu, dan Delia
Penyunting :
Robertus Panca Aditya, S.Kom
Kontak Media:
Humas STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang
Jl. Ronggowarsito No. 8, Semarang
Email: humas@stpkat-sfa.ac.id | Telepon: 089673366980


