SEMARANG – Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) St. Fransiskus Asisi Semarang mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Semangat Fransiskan bagi Generasi Muda Masa Kini, serta Menghayati Yubileum Santo Fransiskus Asisi” pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Gebig mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen STPKat St. Fransiskus Asisi Semarang.
Kuliah Umum menghadirkan RP. Bernardinus Realino Agung P., MSF dan Sr. M. Susanti Heri Susanti, OSF sebagai narasumber. Keduanya membawakan materi dengan pembahasan yang berbeda. Romo Agung membahas spiritualitas Santo Fransiskus Asisi dan kaitannya dengan kehidupan generasi muda pada zaman sekarang, sementara Suster Susanti mengajak peserta mengenal perjalanan hidup dan panggilan Santo Fransiskus Asisi.
Pemaparan pertama disampaikan oleh RP. Bernardinus Realino Agung P., MSF. Materi yang dibawakan berfokus pada spiritualitas Santo Fransiskus Asisi dan bagaimana spiritualitas tersebut dibicarakan dalam kehidupan zaman sekarang. Pembahasan juga diarahkan pada mahasiswa STPKat yang sedang mempersiapkan diri sebagai calon katekis.
Dalam pemaparannya, Romo Agung membahas kehidupan Santo Fransiskus dan semangat yang dijalaninya. Pembahasan mengenai spiritualitas Fransiskan mencakup nilai-nilai yang terdapat dalam kehidupan Fransiskus, termasuk kesederhanaan, persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, dan pelayanan. Pembahasan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Sebagai mahasiswa calon katekis, peserta juga mengikuti pembahasan mengenai bagaimana spiritualitas Fransiskan berkaitan dengan kehidupan dan pelayanan yang akan dijalankan di tengah Gereja dan masyarakat.
Setelah pemaparan Romo Agung selesai, kegiatan dilanjutkan dengan materi dari Sr. M. Susanti Heri Susanti, OSF. Berbeda dari materi sebelumnya, Suster Susanti lebih banyak membahas awal kehidupan Santo Fransiskus Asisi dan perjalanan panggilannya. Suster Susanti menceritakan perjalanan hidup Fransiskus sejak masa awal kehidupannya hingga proses yang dilaluinya dalam menemukan panggilan. Pembahasan mengenai kehidupan Fransiskus tersebut disampaikan sebagai bagian dari pengenalan terhadap sosok Santo Fransiskus Asisi.
Materi kemudian berlanjut pada sesi tanya jawab. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada narasumber mengenai materi yang telah disampaikan. Salah satu pertanyaan yang muncul dalam sesi tersebut berkaitan dengan mimpi Santo Fransiskus Asisi. Pertanyaan itu disampaikan kepada Suster Susanti dan kemudian dijawab dengan penjelasan yang berkaitan dengan perjalanan hidup serta panggilan Santo Fransiskus. Selain pertanyaan mengenai mimpi Santo Fransiskus, mahasiswa juga mengikuti diskusi mengenai materi yang telah disampaikan oleh kedua narasumber. Sesi tanya jawab berlangsung hingga seluruh rangkaian pembahasan selesai.
Kegiatan Kuliah Umum berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam. Setelah sesi pemaparan dan tanya jawab selesai, acara ditutup pada pukul 12.00 WIB. Setelah acara selesai, mahasiswa dan dosen tidak langsung meninggalkan tempat kegiatan. Mereka melanjutkan kebersamaan dengan menikmati makanan yang telah disediakan. Para peserta duduk bersama dan menikmati hidangan setelah mengikuti rangkaian Kuliah Umum sejak pagi.
Kegiatan kemudian berakhir setelah makan bersama. Seluruh rangkaian Kuliah Umum berlangsung di Aula Gebig STPKat St. Fransiskus Asisi Semarang dengan menghadirkan pembahasan mengenai spiritualitas, perjalanan hidup, dan panggilan Santo Fransiskus Asisi bagi generasi muda.
Penulis :
Albertine N.W
Penyunting :
Robertus Panca Aditya, S.Kom
Kontak Media:
Humas STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang
Jl. Ronggowarsito No. 8, Semarang
Email: stpkat08@gmail.com | Telepon: 089673366980


