Semarang, 28 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Halloween, pada tanggal 28 Oktober 2025, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari dan Make Up STP Katolik Santo Fransiskus mengadakan sebuah kegiatan bertema “Art in Face”. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini bertempat di ruang kelas 3B kampus STPKat, dan diikuti oleh mahasiswa anggota UKM Tari dan Make Up serta beberapa mahasiswa lain di luar UKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk berkreasi dalam makeup bertema seram, sambil memperdalam kemampuan seni rias wajah para anggota.
Halloween sendiri merupakan perayaan tahunan yang jatuh pada 31 Oktober, biasanya identik dengan kostum-kostum menakutkan, labu Jack-o’-Lantern, hingga tradisi berburu permen atau “trick-or-treat”. Namun, di balik perayaan ini, terdapat sejarah panjang yang berhubungan dengan tradisi okultisme bangsa Kelt dan penghormatan kepada Dewa kematian bernama Samhain. Seiring perjalanan waktu, perayaan ini bertransformasi dengan sentuhan gereja-gereja Barat yang menggabungkan tradisi tersebut dengan peringatan Para Kudus yang telah wafat, hingga akhirnya dikenal dengan nama All Hallow’s Eve atau Halloween yang kita rayakan sekarang.
Acara dimulai dengan sambutan hangat kepada Ibu Nerita, selaku Dosen Pendamping UKM Tari dan Make Up. Setelahnya, salah seorang Anggota, Miko, memperkenalkan berbagai alat-alat dasar untuk make up, mulai dari foundation, eyeshadow, eyeliner hingga shading dan cat face painting. Ia juga menjelaskan teknik-teknik dasar pengaplikasiannya.
Setelah sesi penjelasan, tibalah saatnya kegiatan inti: seluruh peserta diminta untuk merias wajah mereka sendiri sesuai tema seram. Pada awalnya, suasana kegiatan berlangsung sangat kondusif. Namun, memasuki pertengahan acara, suasana berubah riuh – para peserta tampak sibuk mencari alat make up yang mungkin terselip atau sedang dipinjam oleh teman lain. Meski begitu, semua tetap antusias dan saling membantu.

Kegiatan semacam ini bukan hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga punya dampak positif yang nyata bagi UKM Tari dan Make Up. Dengan semakin mahirnya anggota dalam merias diri, tim tari STPKat nantinya tidak perlu lagi menyewa Make Up Artist (MUA) ketika tampil dalam pertunjukan atau acara kampus.
Namun, tantangan yang dihadapi dalam kegiatan ini adalah keterbatasan alat make up, pencahayaan, serta alat bantu seperti ringlight atau kaca rias. Meski begitu, kekurangan tersebut justru memantik kreativitas dan kebersamaan para peserta untuk saling berbagi dan mencari solusi.
Kegiatan “Art in Face” ini meninggalkan kenangan manis bagi semua peserta, terutama anggota UKM Tari dan Make Up. Di dalamnya, bukan hanya skill yang dipertajam, namun juga terjalin rasa percaya diri dan ekspresi diri melalui seni rias wajah. Make up bukan sekadar warna dan garis ia adalah seni yang membawa identitas diri, dan dalam kegiatan sederhana ini, para mahasiswa belajar untuk mengekspresikan diri sambil tetap menghargai makna-makna budaya yang melingkupinya.
Theresia
Penulis
Robertus Panca Aditya, S.Kom
Penyunting
Kontak Media:
Humas STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang
Jl. Ronggowarsito No. 8, Semarang
Email: humas@stpkat-sfa.ac.id | Telepon: 089673366980


