Penyerahan mahasiswa peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang telah dilaksanakan di sejumlah sekolah mitra. Kegiatan ini berlangsung di berbagai sekolah, termasuk SMA Don Bosco, SMK IPT Karangpanas, SMA Negeri 1 Semarang, SMA Sint Louis, SMA Theresiana, SMK Fransiskus, dan SMA Sedes Sapientiae. PLP menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di sekolah sebagai calon guru agama Katolik yang profesional dan berintegritas.
Penyerahan mahasiswa peserta PLP dari STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang telah dilaksanakan di sejumlah sekolah mitra pada pertengahan Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di lingkungan sekolah.

Di SMA Don Bosco, penyerahan mahasiswa dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2025 dengan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Tiga mahasiswa yaitu Christopher Angga, Gregorius Kariyadi, dan Gabriel Aldo diterima secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ibu Heni Widiastuti, dan guru pamong, Bapak Bruno Krisyanto. Sementara dari pihak STPKat, penyerahan dilakukan oleh Sr. Dr. Franciana Andarweni Astuti, MM selaku dosen pamong. Momen ini menjadi langkah awal penting bagi para mahasiswa untuk mengenal kondisi dan dinamika sekolah secara langsung sebagai bekal menuju profesi mereka sebagai guru agama Katolik, penyuluh, katekis, maupun ASN di bidang pendidikan keagamaan.
Sementara itu, di SMK IPT Karangpanas, penyerahan mahasiswa PLP STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang juga telah dilaksanakan dengan suasana yang tidak kalah hangat pada tanggal 15 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Paulus Wijananto, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah dan Bapak Agustinus Winarko, S.Ag. sebagai guru pamong yang akan membimbing para mahasiswa selama menjalani masa praktik. Pihak sekolah menyambut kehadiran mahasiswa dengan antusias dan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran pelaksanaan PLP di lingkungan SMK IPT Karangpanas.
Para mahasiswa yang mengikuti PLP di sekolah ini tampak antusias dan siap menjalani proses pembelajaran kontekstual yang menjadi bagian dari formasi mereka sebagai calon guru. Kegiatan PLP di SMK IPT Karangpanas tidak hanya berfokus pada praktik mengajar, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan pelayanan pastoral. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sekolah sekaligus memperkaya pengalaman pribadi mereka sebagai pendidik Katolik yang siap menghadapi tantangan nyata di tengah masyarakat.

Penyerahan mahasiswa PLPdari STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang di SMA Negeri 1 Semarang terlaksana secara kolaboratif bersama mahasiswa dari UIN yang mencerminkan semangat kerja sama lintas institusi dalam dunia pendidikan. Proses penyerahan berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, disambut baik oleh pihak sekolah yang siap mendampingi mahasiswa dalam proses belajar di lapangan.
Penyerahan mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang juga telah berlangsung di beberapa sekolah mitra lain, yakni SMA Sint Louis, SMA Theresiana, SMK Fransiskus, dan SMA Sedes Sapientiae. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung dalam lingkungan sekolah. Para mahasiswa diterima dengan baik oleh pihak sekolah, yang menyambut mereka sebagai bagian dari komunitas pendidikan dan memberikan arahan awal mengenai tugas serta tanggung jawab selama masa PLP. Di setiap lokasi, proses penyerahan dilakukan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para dosen pembimbing dari STPKat turut hadir mendampingi mahasiswa dan menyerahkan mereka secara resmi kepada kepala sekolah dan guru pamong di masing-masing institusi. Mahasiswa yang ditempatkan di sekolah-sekolah tersebut menunjukkan semangat dan kesiapan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PLP. Dengan dukungan dari sekolah mitra, kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya kompetensi pedagogik, sosial, dan spiritual mahasiswa dalam rangka mempersiapkan mereka menjadi pendidik Katolik yang profesional dan berintegritas.
Penulis : Angga / UKM Jurnalistik


