Semarang, 9 Desember 2024 – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Asisi Semarang sukses menggelar Yudisium IV yang berlangsung dengan penuh khidmat. Acara ini dihadiri oleh Direktur Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Katolik, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Sebanyak 247 mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia hadir untuk mengikuti prosesi yang menjadi penanda resmi kelulusan mereka sebagai guru profesional.
Kebaruan dalam Yudisium IV ini adalah penerapan nuansa budaya Jawa yang kental. Mulai dari dekorasi, musik pengiring, hingga penggunaan pakaian adat Jawa oleh panitia dan sebagian peserta, semua menciptakan suasana unik yang sarat makna.
Direktur Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Katolik, Dr. Salman Habeahan memberikan pidato inspiratif yang memotivasi para lulusan untuk terus mengembangkan profesionalisme dalam tantangan society 5.0. Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam membangun generasi muda yang beriman, cerdas, dan berbudi pekerti luhur.
Para lulusan yang berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, membawa kebanggaan tersendiri bagi institusi ini. Keberagaman mereka mencerminkan semangat inklusivitas dan persatuan yang diusung STPKat. Proses Yudisium diakhiri dengan prosesi simbolik penyerahan sertifikat, doa syukur, dan hiburan seni tradisional Jawa dan aneka budaya Nusantara yang semakin memperkaya acara.
Selamat kepada semua guru profesional yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guru di STPKat. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa pendidikan dapat membawa manfaat besar bagi pendidikan di Indonesia. Dengan keberhasilan ini, STPKat Santo Fransiskus Asisi kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas dan berintegritas.


